Minggu, 15 November 2015

Janji adalah Api

Hati yang pernah tergores tak akan mudah tuk di sembuhkan.

Janji yang pernah terucap jangan sampai terdiamkan.

masa lalu yang kelam jangan sampai kau lupakan

   lidah memang tak memili hati

   lidah memang tak bertulang

   tapi lidah memiliki rasa dan janji

hati tak bisa berbohong tapi lidah yang menanggung penderitaan dari hati

Janji ibarat Api

Hangat bila kau didekatnya,

Tapi menyakiti bila kau menyentuhnya

Mudah tuk terucap

Sulit tuk menepatinya

    Rasa mu adalah hidupmu

    Dan hidupmu adalah janjimu


Jumat, 13 November 2015

Malaikat yang Bersembunyi

      Jika hati yang harus di sakiti mengapa hati harus ku miliki

jika penyesalan yang ku sesali mengapa harus ada pilihan yang membebani

dan jika benci yang ku rasakan mengapa harus ada sayang yang dulu pernah menghampiri

      Hari kan berlalu dan musim kan berganti. Mungkin hanya hampa yang dirasakan oleh mu, dan mungkin hanya benci yang kau punya, tapi sadarlah dibelakangmu ada malaikat yang bersembunyi untukmu,

untuk menyayngimu dari jauh,

memelukmu lewat do'a, 

mencintaimu lewat hembusan angin,

dan mengawalmu dengan tetesan air mata

      Mungkin tak pernah kau sadari betapa besar perjuangannya untukmu. Rembulan yang slalu menerangi jalannya, bintang yang slalu medorong harapannya, dan mentari yang slalu membuatnya agar malaikat yang bersembunyi itu dapat tersenyum.

      Sadarlah bahwa dia tulus untukmu, sadarlah bahwa dia adalah anugrah untukmu, hampiri lah dia, hampiri kasih nya, sayangi jiwanya, dan dampingi hidupnya.

      Dia adalah permata yang indah dan tak mungkin kau kan sesali

Rabu, 11 November 2015

awal yang indah dan berakhir dengan mimpi buruk


Kenapa di saat ku mulai mencintai kembali seseorang malah timbal baliknya adalah kepedihan hati. apa aku tak pantas seperti orang lain, meski tak ingin menjadi orang lain. dimana sebenarnya perasaanku? , dimana tempatku tuk bersandar?, dimana kasih sayangku?, dan kenapa ku tak bisa meraih kebahagiaanku sendiri?.Drama ini kau buat seperti awal mimpi indah yang berakhir dengan mimpi buruk


       Kau perempuan yang pernah membuatku merasa nyaman ketika berada di sampingmu, kau perempuan yang bisa membuat rasa benci ku terhadap perasaan cinta dan sayang ini menjadi titisan titisan kasih sayang. dan tanpa sebab yang jelas kau mengatakau "Tolong menjauhlah dari ku sekarang ku tak ingin kau kecewa akan diriku". dan aku pun bingung apa yang sebenarnya terjadi padamu.

 

       Kemarin malam ku mengajakmu nonton bersama agar aku bisa mendekatimu. dan malam itu pun kita saling bercanda tawa, saling mengerti satu sama lain. dan ketika itu aku berfikir ini adalah awal kebahagiaanku, tapi ternyata ini adalah akhir dari kebahagiaan itu semua. ku mohon kembalilah seperti yang dulu

(A....P.)